SELAMAT DATANG DI BLOG MTSN WATAMPONE...***Menjadikan Siswa Unggul Dalam Prestasi Berdasarkan Iman dan Takwa***

Senin, 21 Desember 2009

PORSENI MTsN WATAMPONE KE-18


Setelah menjalani ujian semester selama delapan hari berturut-turut, mulai hari senin tanggal 7 Desember 2009 sampai hari selasa tanggal 15 Desember 2009 MTsN (Madrasah Tsanawiah Negeri) Watampone mengadakan PORSENI (Pekan Olah Raga dan Seni) pada hari senin tanggal 21 Desember 2009. Pada PORSENI ini dibuka oleh Kepsek MTsN Watampone Dra.Hj.Muafiah Rasyid dengan pelemparan bola ke tengah lapangan MTsN Watampone. Porseni kali ini  siswa-siswa beserta segenap pembina MTsN Watampone mengadakan konvoi keliling kota Watampone mulai dari jalan Soekowati, jalan Andalas, K.H. Agussalim kemudian kembali ke jl. Soekowati kemudian kumpul kembali di lapangan olah raga MTsN Watampone dengan aksi drumband Al-Iklas.


Drumband Al-Ikhlas yang dipimpin oleh Bu Saedah ini menyemarakkan konvoi dijalanan dengan berbagai aksinya. Walaupun matahari membakar bumi, keringat bercucuran namun siswa-siswi MTsN tetap semangat memperdengarkan alunan musik dari alat-alat musik yang ada.


Selain aksi drumband Al-Ikhlas, siswi-siswi MTsN Watampone tidak mau kalah dengan manampilkan tarian Paddupanya. Empat orang siswi dengan gemulai meliuk-liukkan badan diiringi alat musik tradisional gendang. Tari Paddupa (penjemputan) ini menandakan dimulainya acara PORSENI.
Panitia pada PORSENI ini adalah siswa-siswi MTsN Watampone dan guru-guru MTsN bertindak sebagai penanggung jawab dan juri pada perlombaan-perlombaan yang diadakan. Adapun Acara-acara pada PORSENI kali ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya, antara lain: Lomba Dafile, Lomba kebersihan kelas, Lomba puisi islami, lomba Lagu solo islami, paduan suara, CCQ, pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Arab, Peragaan Busana, qasidah rebana, menghias kue, kabaret, tari kreasi, MSQ dan lomba melukis/kaligrafi, futsal, bola volly, bulutangkis, takrow, atletik, tenis meja, lari karung serta tarik tambang.


Setelah beberapa hari MTsN Watampone dalam keadaan tenang karena diadakan ujian semester, hari ini MTsN Watampone terlihat meriah karena diadakannya perlombaan-perlombaan di lapangan olah raga. Teriakan yang riuh rendah menyemangati masing-masing wakil mereka. Hidup MTsN….Tetap semangat….

Minggu, 22 November 2009

PELATIHAN KOMPUTER DI MTsN WATAMPONE


Hari ini tepatnya tanggal 22 November 2009, guru-guru MTsN kembali mengadakan pelatihan komputer. Sama minggu lalu, pelatihan dimulai jam 9 lewat akibat dari pemadaman lampu yang dilakukan oleh PLN. Padahal, menurut rencana pelatihan akan diadakan sekitar jam delapan. Hari ini jumlah peserta pelatihan bertambah dari minggu lalu. Yang dulunya pesertanya cuma sekitar dua puluhan orang meningkat menjadi sekitar tiga puluhan peserta. Wah...ada peningkatan nih...


Hari ini rencananya akan diadakan pemantapan materi yang telah diberikan pada dua kali pertemuan sebelumnya kemudian akan diberikan latihan-latihan untuk mengetahui pencapaian dari tujuan diadakannya pelatihan. Adapun tujuan pelatihan adalah supaya guru-guru MTsN Watampone mampu mengoperasikan paling tidak software/program MS. Word dan MS.Excel agar nantinya dapat digunakan dalam membantu tugas guru. Dan ini juga sering didengung-dengungkan oleh kepala MTsN Watampone ibu Muafiah Rasyid, "dengan pelatihan ini nantinya tidak ada lagi guru MTsN Watampone yang tidak tahu mengoperasikan komputer...". Kalau melihat kondisi MTsN Watampone, fasilitas yang diberikan oleh pemerintah dengan empat laboratorium yang semuanya memiliki komputer, yaitu Lab. Komputer ada 30 unit komputer (swadaya), Lab. Multimedia 6 unit komputer dan Lab. bahasa dan Lab. Skill sekitar belasan komputer (belum dihitung dengan pasti...maklum penulis cuma sering menggunakan Lab. Komputer dan Lab. Multimedia saja). Apa yang dikatakan oleh kepala MTsN Watampone seharusnya terwujud. Jangan lagi ada guru yang beralasan, "saya tidak punya komputer jadi tidak tahu mengoperasikan komputer". Itu alasan klise.

Selaku seorang guru, seharusnya guru sekarang harus pandai mengoperasikan komputer dan sudah mengenal yang namanya internet. Karena Semua ini dapat menunjang tugas kita sebagai guru. Dan mudah-mudahan teman-teman diMTsN Watampone benar-benar dapat mewujudkan apa yang diharapkan oleh pemerintah, yaitu menjadi guru profesional yang tidak gaptek dan dapat meningkatkan kinerjanya untuk mencerdaskan bangsa Indonesia...AMIN YA RABBAL ALAMIN...

Senin, 16 November 2009

GURU-GURU MTsN WATAMPONE PELATIHAN KOMPUTER


Hari minggu yang biasanya digunakan untuk beristirahat atau untuk kumpul-kumpul dengan keluarga, di MTsN Watampone kelihatan agak ramai. Siswa-siswi dan guru-guru MTsN Watampone bergantian memasuki pintu gerbang sekolah yang terletak di Jalan Soekowati itu. Sekolah bercat hijau dan berlantai dua itu ramai dengan kegiatan.
Nampak ditengah lapangan siswa-siswi berpakaian pramuka mengibarkan bendera yang ada ditangan mereka membentuk huruf-huruf atau kode morse. Di ruangan kelas terdengar siswa-siswi lagi berlatih menggunakan alat drumbend dengan berbagai macam bunyi-bunyian alat musik. Guru berkumpul di ruang dewan guru. Mereka rencananya akan mengadakan pelatihan komputer. Tapi berhubung PLN memadamkan listrik untuk MTsN Watampone dan sekitarnya, maka para guru yang akan ikut pelatihan terpaksa bergosip ria serta cerita tentang seputar sekolah sambil menunggu kebaikan dari PLN untuk membagi sumber daya yang mereka miliki.


Sekitar jam sembilan lewat beberapa menit (tidak terlalu perhatikan jam), pemadaman di MTsN Watampone dan sekitarnya dihentikan. Guru-guru sudah berkumpul di Lab. Komputer. Komputer yang ada di ruangan tersebut berjumlah 30 buah. Lumayan...karena guru yang hadir sekitar 20-n peserta. Panitia pelatihan komputer adalah semua guru TIK MTsN Watampone (4 orang). Sedangkan pematerinya juga guru komputer yang ada diruang lingkup MTsN sendiri yaitu penulis sendiri (st.maesuri, S.P., S.Pd) dan Alamsyah, S.Pd.I., M.Pd.I. Dua guru lainnya (A.yusriani, S.Pd dan ST. haerani) bertindak selaku pendamping dibantu oleh Jabbar, S.Pd (guru BHS. Indonesia) dan Surahman, S.Pd.I (guru quran hadist). Materi pelatihan program MS. Word, MS. Excell dan MS.Power Point.

Duh...ternyata melatih guru lebih sulit daripada mengajar siswa. Apalagi guru-guru MTsN Watampone yang ikut pelatihan agak cerewet-cerewet (sorry, becanda...Bu jangan marah ya...), tapi mereka pada pintar-pintar semua (jangan marah juga ya...karena disanjung-sanjung)he...he...
Sementara bawakan materi, banyak guyonan yang dilontarkan oleh teman-teman guru. Mereka bertindak sebagai seorang siswa yang mengadu macam-macam tentang kelakuan teman mereka. Beginilah kalau melatih teman sendiri, tidak bisa serius. Mereka becanda, kita balas candaan juga. Tapi patut diajungin jempol buat guru-guru yang ikut latihan. Mereka tidak malu untuk belajar. Selayaknya seorang guru jangan malu untuk terus belajar...